Awal Mula Mengenal FLP

 Oleh: Nurhalimah

https://pixabay.com/id/photos/pintu-pilihan-memilih-membuka-1767563/
Ilustrasi: Pixabay.com

Berawal dari ingin

Kutemukan namamu

Hati berangan

Seandainya ada, aku kan segera bersama


Jari-jariku menari

Di layar mungil ini

Sebuah nama tempat penulis besar berada


Habiburahman El Shirazy

Asma Nadia

Nama-nama penulis yang kubaca tulisannya di sekolah 

Pembukaan tulisan dengan sekelumit puisi ini, sekadar pengantar saja. Bahwa aku berkenalan dengan FLP berawal dari pencarianku dengan komunitas menulis. Memang saat di kampus sudah bergabung dengan pers kampus, akan tetapi tidak mempelajari sastra mendalam. Berangkat dari sanalah, jiwa mencari sesuatu yang baru dimulai.

Awalnya tangan berselancar di media sosial dan kutemukan sebuah nama FLP cabang Sidoarjo. Sempat kuhubungi, namun jawabannya belum ada pembukaan pendaftaran. Hingga akhirnya beberapa bulan kemudian, kutahu nama FLP Surabaya.

Berawal dari mendaftar karena sebuah informasi di media sosial, akhirnya kuikuti segala panduannya. Beberapa ikut pelatihan menulis membuatku begitu nyaman. Meski kutahu kendala terbesarku adalah kendaraan.

Akan tetapi Allah memberikan jalan padaku dengan mendatangkan salah satu teman yang ikut pelatihannya. Dia dengan sabar menjemputku dan berangkat bersama-sama ke perpustakaan tempat pelatihan dilangsungkan. 

Seandainya waktu itu tidak ada yang menjemput, belum tentu bertahan dan berada di posisi ini. Menjadi pengurus kedua kalinya. Meksi tidak semua kegiatan kuikuti di FLP, tetapi aku mengerti jika aku bertumbuh dari sini. 

FLP Surabaya telah memberikanku pengalaman dan peluang untuk berkarya. Aku berharap FLP Surabaya khususnya, semakin jaya dan solid.


*Diambil dari Pekan Karya 9 untuk memperingati Milad FLP Surabaya ke-16




 


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama